SALE

Mungkinkah Najwa Shihab Jadi Cawapres? Berikut Alasannya

Najwa Shihab
Ilustrasi/Najwa Shihab
Dalam sepekan ini, perempuan berparas cantik Najwa Shihab masih saja menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Bukan saja perihal keputusannya meninggalkan Metro TV, tetapi kali ini seolah menemukan jawaban,  mengapa dia meninggalkan media yang telah membesarkannya.

BACA JUGA: Najwa Shihab "Paket Komplet"

Belakangan ini, santer beredar isu kalau Najwa Shihab masuk dalam daftar nama menteri membantu Presiden Jokowi. Najwa Shihab diisukan bakal mengisi pos menteri sosial menggantikan posisi Khofifa Indar Parawansa.

Menanggapi isu tersebut, sebagaimana dilansir dari Kompas.com (11/08/2017), Najwa mengaku, masih mencintai dunia jurnalis karena telah membesarkannya. apalagi saat ini kata Najwa, dirinya sudah ditunjuk sebagai Duta Baca Indonesia, sehingga dirinya masih fokus ke tugas utamanya itu.

"Saya tidak akan pernah bisa jauh-jauh dari dunia jurnalistik dan tugas sebagai duta baca yang memang menurut saya adalah amanah yang sangat besar. Yang saya baru lakukan ini belum ada apa apanya, karena baru setahun dan sekarang lagi menikmati keliling daerah termasuk datang ke NTT," ucap Najwa. 

BACA JUGA: Menanti Kejutan Prabowo Jelang Pilpres 2019

Najwa mengaku kalau  beberapa kali mendatangi Istana Negara, tapi itu terkait dengan tugasnya sebagai duta baca. Dia pun ke istana, tidak bertemu dengan Presiden Jokowi, tetapi bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit.

"Semua itu dalam rangka fungsi saya sebagai duta baca, karena ini bulan kemerdekaan dan kami dan teman teman pegiat literasi punya usul bagaimana kampanye literasi itu juga persis di bulan kemerdekaan ini dan komunikasi ke istana itu sebatas sebagai wartawan atau mewawancarai pak Jokowi," katanya. (Lebih lengkap bisa dibaca: Diisukan Jadi Menteri Sosial, Ini Jawaban Najwa Shihab)


Jadi Cawapres


Banyak dukungan dari masyarakat, jika Najwa benar-benar diangkat menjadi menteri. Bahkan yang lebih mengejutkan lagi, tidak sedikit masyarakat justeru berharap Najwa Shihab dipinang sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres). “Cocok kalau Najwa Shihab jadi Cawapres. Pasti banyak nanti yang pilih,” ujar Baderun, lalu menyeruput kopi hitamnya di salah satu kedai kopi di Kota Curup.

Berikut alasan mengapa Najwa Shihab layak menjadi Cawapres:


Idola Pemuda


Selain berparas cantik, Najwa juga sudah menjadi idola para pemuda. Setiap menggelar ‘Mata Najwa On Stage’ di beberapa kampus di Indonesia, pengunjungnya selalu membludak. Bukan hanya idola pemuda, bahkan dia sudah menjadi idola para orang tua. Sosoknya selalu dinanti-nanti.

Apabila Najwa menjadi cawapres, maka dia merupakan figur yang mewakili para pemuda, paling tidak para pemuda yang mengidolakannya. Karena itu, Putri dari M. Quraish Shihab layak diperhitungkan, khususnya untuk meraih simpati para pemilih pemula yang jumlah mata pilihnya tidak sedikit.

Mewakili Kaum Perempuan


Najwa yang juga seorang perempuan ini, diharapkan mampu mewakili suara hati perempuan. Apalagi Najwa akan menjadi Cawapres perempuan termuda di Indonesia. Ini adalah peluang bagi Capres jika ingin meraih simpati pemilih perempuan. Tidak usah seluruh mata pilih perempuan, separohnya saja dari total mata pilih perempuan jika memilih Najwa Shihab, tentu akan luar biasa dan hasil sangat signifikan.

Cerdas dan Inspiratif


Kecerdasan Najwa Shihab sudah tidak diragukan lagi. Hal tersebut dapat dibuktikan dari acara-acara yang dibawakannya selalu menjadi inspirasi. Dengan kecerdasannya, tentu akan memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan negeri ini.


Ramah dan Low Profile


Melihat senyumannya yang khas, sudah menandakan bahwa Najwa merupakan sosok perempuan yang ramah. Bibirnya selalu mengembang setiap kali bertemu dengan siapa saja. Apalagi dia juga dikenal low profile, meskipun dia putri dari tokoh terkenal, tetapi dia tidak pernah mencatur kebesaran orang tuanya untuk kepentingan pribadinya. Bahkan, dia dan keluarganya tidak pernah mau menggunakan gelar habib, agar tidak menjadi sombong.


Jurnalis


Sebagai seorang jurnalis, tentu Najwa memiliki segudang pengalaman di tengah-tengah masyarakat. Dia mengetahui betul persoalan dan kondisi yang sedang dihadapi masyarakat. Dengan pengalamannya, menjadi modal bagi dirinya untuk melakukan pemetaan, sehingga program-program yang dibuat jika dia benar-benar menjadi wakil presiden bisa tepat sasaran.


Populer


Terakhir, popularitas Najwa Shihab sudah menjadi modal yang cukup untuk menjadi cawapres. Pencitraannya sudah cukup baik. Buktinya, meskipun dia seorang jurnalis Metro TV, tetapi keputusannya meninggalkan media yang telah membesarkan namanya itu menjadi perbincangan hampir seluruh masyarakat dan menjadi trending topik seluruh media massa, meskipun bukan bagian dari perusahaan Metro TV. Hal ini tentu jarang terjadi, kalau bukan Najwa Shihab.

BACA JUGA: Pertarungan Sengit Pilpres 2019, Head to Head


Nah, itulah beberapa alasan mengapa Najwa Shihab layak jika dijadikan cawapres. Jika pembaca masih memiliki alasan lainnya, mengapa dia layak silakan ditambahkan dikolom komentar.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Mungkinkah Najwa Shihab Jadi Cawapres? Berikut Alasannya"